Barokatus Jeh biasa dipanggil Barjeh. Lahir di Indramayu, 27 November. Karyanya terhimpung dalam antologi bersama puisi dan cerpen Candhuk Badra (2018), Jazirah 2 Segara Sakti Rantau Bertuah (2019), Mudik ke Rahim Ibu, puisi Pilihan Lomba Menulis Puisi 2019 Indramayu (2019), Lelaki yang Mendaki Langit Pasaman Rebah ke Pangkuan, Pasaman dalam Puisi Penyair Nusantara (2019). Serta dimuat di sejumlah media antar lain Ruangkabapesisir, Bias.puisi, Puisipedia, Purapurapenyair, Travesia.co, linkkoe my id, Rembukan.com dan Medan Pos.

Puisi-puisi Barokatus Jeh

Barokatus Jeh 19 sec read 5 views

Harapan

Ada yang tiba-tiba merasa rindu dan muncul sebagai kata-kata yang tak bisa ditampung
Ia meluber ke mana-mana
di ingatan
di manik mata
di derai tawa
di derap langkah
di perhitungan hari
di barisan denting jam
atau di mana pun
Ia menjadi sebongkah nama yang
tumbuh di hutan belukar bernama, harapan

Ponorogo, 8 April 2020

Kepulangan

Ketika kepulangan telah tiba
Semua bekas ingatan membekas dalam dada
Suara tangis bahkan tawa berputar dalam kepala
Ibu sudah menungguku dengan senyum cerianya
Di ambang pintu memeras air mata
Dengan segala kecemasan menumpuk di kantung matanya

Indramayu, 2020

Wocoen   Sajak-sajak Dahlan Hadiwastra
Barokatus Jeh
Barokatus Jeh biasa dipanggil Barjeh. Lahir di Indramayu, 27 November. Karyanya terhimpung dalam antologi bersama puisi dan cerpen Candhuk Badra (2018), Jazirah 2 Segara Sakti Rantau Bertuah (2019), Mudik ke Rahim Ibu, puisi Pilihan Lomba Menulis Puisi 2019 Indramayu (2019), Lelaki yang Mendaki Langit Pasaman Rebah ke Pangkuan, Pasaman dalam Puisi Penyair Nusantara (2019). Serta dimuat di sejumlah media antar lain Ruangkabapesisir, Bias.puisi, Puisipedia, Purapurapenyair, Travesia.co, linkkoe my id, Rembukan.com dan Medan Pos.

Bertemu Khidir

Puan Rinai Puan Rinai
14 sec read

Sujud Covid

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.