Aku Ingin Ibu Tidak Kemalaman

: agar aku bisa lahir

Hari ini, hujan
Tak datang kemalaman.
Karena aku semata-mata
Tidak menginginkan tempo yang sesingkat-singkatnya,
Yaitu malam. Dan yang masih mengemuli
Adalah malam. Dalam musim yang lagi malam,
aku di mana, aku tidak akan lahir. Yang sebenarnya,
Aku di mana? ‘Di dalam malam tubuh seorang
Kebutuhan.’ Aku di mana, aku tidak akan lahir. Sebab, aku mati

Di dalam kebutuhan. Yang lain darinya, kebutuhan yang
Gelap. Sebab aku mati di dalam kebutuhan. Yang lain
darinya, kebutuhan yang seakan
Lesap. Ia tak membutuhkan keyakinan
Rok mini. Rok mini adalah bawahan, dan ia melorotkan
Aku sampai jadi yang di bawahnya. Jadi kandungannya, terkata pindah:
Di bidah. ‘Sebenarnya aku di mana,’ (?) di dalam tubuh kebutuhan.

Setengah tubuhnya, ialah aku yang disangka lari dibawa
Seantero kota. Adalah kota terlain, kota yang bermobil
Sejenis. Dan setengah tubuhnya pula, ialah
Peristiwa mobil tabrakan. Adalah langkah pertama yang dilakukan:
Mengusap dengkul, seperti mengusap kepala
Yang berotak.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.