Angsa Liar yang Terabaikan

Genghis Khan yang malang dalam peraduan
Berpacu dalam dendam dan keikhlasan
Yang ditinggal ayah pada sebuah konspirasi
Bersama ibu menanggung tragedi

Ah.., mereka seperti angsa liar
Terabaikan dalam kesedihan yang dalam
Ditinggalkan dalam penghianatan
Hanya restu ibu yang menguatkan

Saat itu, konsekuensi utama adalah berjuang
Tekadnya, jangan gadaikan harga diri
Pada sebuah masa yang tak beranjak
Yakin suatu saat akan jadi

Bahkan, imperium Mongol kau bangun
Dengan semangat untuk menjadi seseorang
Seorang Khan yang sesungguhnya
Penguasa dunia dengan kepastian hormat

Batas Sleman, 14 Mei 2020

About Umi Nurhayati 1 Article
lahir pada tanggal 12 Oktober 1990 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini selain sebagai penulis, dalam keseharian ia disibukan dengan kegiatan mengajar di SMA Dharma Amiluhur Bantul Yogyakarta. . “Bicara logika bicara akal, bicara akal bicara rasional, bicara rasional bicara kenyataan, bicara kenyataan bicara fakta, bicara fakta bicara kejadian, bicara kejadian bicara pengindraan, bicara pengindraan bicara kesyukuran, bicara kesyukuran bicara Allah. Maka dengan itu, selalu libatkan Tuhan dalam setiap aktivitasmu.”

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.