Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Berhala itu Bernama ‘Like’

Muhamad Isbah Habibii 45 sec read 119 views

Media sosial adalah dunia “gaib” yang benar-benar diimani keberadaannya oleh mayoritas manusia yang hidup dalam abad ini. Ia begitu diimani hingga seolah-olah ia adalah dunia nyata kedua setelah dunia nyata di mana kita hidup saat ini.

Hingga banyak aktivitas baru yang ikut tercipta dengan adanya media sosial. Salah satunya adalah “membuat konten”.

Sebenarnya kegiatan “membuat konten” ini hampir sama dengan kegiatan “membuat karya”. Hanya saja “membuat konten” bertujuan untuk diunggah di media sosial.

Sama-sama menciptakan suatu karya, namun “membuat konten” memiliki satu racun yang sangat berbahaya. Racun ini bernama like.

Suatu karya dalam bentuk apapun sebenarnya memiliki nilai idealnya sendiri yang membuatnya bagus atau jelek. Namun dalam “membuat konten”, nilai ideal itu banyak dibuang dan digantikan dengan jumlah like saja.

Seolah media sosial menghancurkan tatanan nilai suatu karya yang sudah diimani selama ini. Like kini jadi ukuran bagus dan tidaknya suatu karya. Seakan-akan kalau tidak memiliki jumlah like banyak, maka karya itu pasti tidak bagus.

Selain like, jumlah view atau tayangan juga jadi ukuran alternatif. Semakin banyak jumlah view, maka seolah semakin bagus dan layak untuk dikagumi.

Parahnya, jumlah like dan view pun bisa mengontrol semangat pembuat konten. Padahal seharusnya media sosial hanyalah etalase dari karya-karya kita. Namun ia bak berhala yang mengaku-ngaku jadi penguasa yang bisa seolah mengontrol upaya kita.

Silahkan baca juga   Virus Corona; Antara Jabariyah, Qodariyah dan Ahli Sunnah
Muhamad Isbah Habibii
Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.