Bungkam

banyak pertanyaan yg ingin ku tanyakan padamu.
banyak penjelasan yg perlu kau jelaskan padaku.
namun, kau bungkam akan hal itu.
kau tak peduli akan keadaan ku.

mengapa?
andai kau tau bagaimana aku sekarang?
mungkin begitu menyedihkan.
namun aku tak ingin kau peduli padaku hanya
karna kasihan.

aku lebih memilih diam.
aku lelah dg keadaan.
aku ingin menerima sebuah kenyataan.
mungkin untuk sekedar tegar aku mampu, aku bisa.
namun selebihnya aku tak bisa tapi aku tak ingin putus asa begitu saja.

terimakasih,
terimakasih akan cerita kala itu.
kala kita menghabiskan waktu bersama.
kau banyak memberikan tinta di kertas ku.
kertas yang awalnya kosong, yg tak ada isinya.
kau isi dg tulisan hitam sedikit berwarna.

hanya sedikit:’)

aku sempat begitu yakin padamu.
pada ucapan ucapan mu.
tapi mengapa kau rusak keyakinanku.
padahal aku sedang mencoba meyakinkan hatiku.

kau yg tak bisa sabar.
untuk menunggu sebuah jawaban.
padalah ini hanya tentang waktu.
untuk meyakinkan hatiku.

namun sudahlah, percuma aku menangisi mu.
itu hanya akan menambah sakit ku.

Jombang, 28 Oktober 2021


-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Lailatus Syarifah 1 Article
Seorang mahasiswa UNWAHA yang lahir di Sampang, Madura. Mempunyai hobi membaca dan menulis

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.