Puisi

Pandemi Fiksi

Jika yang terbunuh adalah nurani, Bagi tiap-tiap kehidupan yang dipaksa Tunduk atas nama ketakutan. Bapakku mati demi penyakit yang, Ibukku…

Read More »

Puisi-puisi Barokatus Jeh

Harapan Ada yang tiba-tiba merasa rindu dan muncul sebagai kata-kata yang tak bisa ditampung Ia meluber ke mana-mana di ingatan…

Read More »

Sudut Terbaik Bernama Rindu

Pada pojok ruang rindu aku mengiba Soal malam yang sudah tak lagi sama Soal puisi yang tak lagi bernyawa Soal…

Read More »

Kumpulan puisi berziarah ke tubuhmu

Berziarah ke tubuhmu Angin membawa kabar tentang seorang dara Berhembus merasuk kedalam kata-kata Satu persatu bianglala muncul di permukaan matamu…

Read More »

Tujuh Puluh Dua Purnama

Hari demi hari tertempuh dalam hidup Canda tawa berbaur bak melati di musim semi Melewati jalanan nan penuh arti Tiada…

Read More »

Pada yang Menawan

Aku membaca kabar dari burung yang terbang Membaca deretan huruf tentang yang datang Menjadi bait yang tenggelam dalam ingatan Menjadi…

Read More »

Puisi-puisi Gang Kecil Menuju Surga

Perihal Mata Penyair Jalanan lebih tajam dari jarum pemintal nasib lebih teduh dari belantara lebih nestapa dari kabar kematian nurani…

Read More »

Semakin Minggu, Semakin Rindu

Laiknya merpati Setia sepenuhnya pada satu hati Rindu pun tak menguap, bila malam tiba Mengapung di dalam mimpi Bersama bayanganmu…

Read More »
Back to top button
Close