Puisi

Rapuh

Pohon yang rapuh itu, terlalu sombong dan memikul egonya sendiri ketika berdiri. Ketika roboh, barulah memohon dan bersujud di atas…

Read More »

Kumpulan puisi: Nasi yang telah menjadi bubur

Nasi Telah Menjadi Bubur terlanjur cinta cinta yang paling kuasa kata-kata jadi mantra dan membentur dengan luka yang berkali-kali remuk-redam…

Read More »

Kepalsuan

Dibalik indahnya senyuman Tersimpan perih yang tak menawan Terkadang aku bertopeng puitis Dengan penuh palsu terkesan romantis Kadang juga aku…

Read More »

Daun yang gugur itu

Daun yang gugur itu, masih memandang ranting rumahnya, sambil mengurai tubuhnya, retak demi retak. Daun yang gugur itu, lekat menatap…

Read More »

Bengis

Habis lalu maka kulepas makna Laju laku sumbang yang gagal kau sambung kini kuyup sibuk menyusup Di teras, deras mengeras…

Read More »

Sepatu butut

Terseok-seok dalam Langkah lingkaran takdir Menapaki tiap mimpi Yang berujung ilusi Kulit terkoyak oleh Kerasnya waktu Masih terikat rapatkah Mimpi-mimpi…

Read More »

Berdamailah cinta

Apakah itu cinta?! Rasa yang begitu damai sekali, saat melihatnya. Apakah itu cinta?! Sesekali melihat mata dan senyumannya, selalu kurasakan…

Read More »

Sebait Dongeng Senja Bagian Pertama

Sebait Dongeng Senja Bagian Pertama Selamat sore alam semesta Desiran angin dan ombak Serta kicauan burung-burung Aku ingin seperti senja…

Read More »
Back to top button
Close