Mohammad Cholis Lahir di kampung Telenteyan, Longos, Gapura, Sumenep, pernah nyantri di PP. Annuqayah daerah Lubangsa Raya. Karyanya dimuat di beberapa media cetak dan online. Sekarang aktif menulis di asrama Garawiksa Institute Yogyakarta.

Cermin

Mohammad Cholis 22 sec read 17 views

Cermin 1

Mereka tak tahu
Kecuali hembusan napas cermin
Menyelinap menghitung jumlah kusut gerai rambut

Seperti mendengar cerita paling rahasia
Saat kisah daun-daun runtuh
Sebelum mengenal isyarat maut

Sementara mereka tetap saja membatu
Mendekap di bawah laju aliran sungai
Yang bercita-cita menjadi langit

Yogyakarta, 2020

Cermin 2

Sekarang aku dan kau sama-sama bertukar pandang
Huruf-huruf kerinduan dari segala arah berkejaran
Membunuh kemarau di kedalaman mata kita
Lalu hujan jatuh membasahi perjumpaan

Di wajahmu
Ada banyak ciparatan debu sisa permainan kemarin:
Permainan petak umpet yang berusaha menyembunyikan kita
Dari bumi dan serabut akar rumput pembawa petaka
Bisiknya sebagian kucatat sebagai azimat
Ketika aku hendak berjalan jauh
Sejauh ibu mencintaiku

Yogyakarta, 2020

Silahkan baca juga   Batu Alif
Mohammad Cholis
Mohammad Cholis Lahir di kampung Telenteyan, Longos, Gapura, Sumenep, pernah nyantri di PP. Annuqayah daerah Lubangsa Raya. Karyanya dimuat di beberapa media cetak dan online. Sekarang aktif menulis di asrama Garawiksa Institute Yogyakarta.

Secawan Cinta

Syukron MS Syukron MS
8 sec read

Profil Koruptor

Syukur Budiardjo Syukur Budiardjo
9 sec read

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.