Fiksasi

hari ini seseorang memintaku merangkai
sebuah puisi
tapi saat ini hanya ada hujan dan
kamu

sudah habis aku tercabik-cabik hujan
sudah habis lakon kami malam itu

ia pergi
pagi-pagi sekali
takut ketahuan mentari
yang berlari
menagih janji

hari ini seseorang memintaku merangkai
sebuah bait puisi
dan aku terpaksa menciptakanmu ada
dalam frasa

sudah cukup sebatas angan-angan
sudah cukup sebatas impian

ia ada untuk diutarakan
tak perlu pagi-pagi sekali
ia pasti menanti
sesuatu yang tertahan dalam
hati

dan pada segelintir malam pekat yang
menggiringku ke tepian laut penuh bangkai bunga
aku menyandarkan seluruh resah

pada segelintir malam pekat yang
tersenyum pada bulan pucat aku mencari
celah
karena kau tetap menjadi mimpi indah
dan dalam keindahanmu, aku merangkai puisi

About Livalutfian R. Iza 2 Articles
Gadis asal Malang yang sedang menempuh studi di Pendidikan Bahasa Arab universitas negeri Malang, Pernah bergabung dalam penulisan antologi puisi.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.