Siti Maisaroh Siti Maisaroh, lahir di kota soto pada tahun 1996. Seorang freelancer yang sedang berkonsentrasi di bidang Pendidikan Bahasa Arab.

Gadget dan Kesehatan Mental

Siti Maisaroh 1 min read 35 views

Di zaman serba canggih ini, banyak hal yang bisa dikendalikan hanya dengan sentuhan jari. Saat kita membutuhkan makanan, kita tidak perlu repot memasak, karena sudah ada Go Food. Saat kita butuh pakaian, peralatan rumah, barang-barang elektronik, kita tidak perlu menerjang hujan dan panas untuk mendapatkannya, sudah ada Shopee, Lazada, dan jenis toko online lainnya yang siap melayani, lengkap dengan jasa pengiriman bahkan sering digratiskan.

Sentuhan jari pada gadget dengan kata kunci yang tepat dapat membuka informasi tentang banyak hal, mulai dari resep makanan, berita politik, sampai rumus-rumus cepat untuk menyelesaikan PR Matematika.

Gadget mempermudah kita untuk terhubung dengan kawan, keluarga, organisasi, dan siapapun yang ingin dihubungi. Gadget juga memberikan kita banyak sarana untuk menghibur diri, mendengarkan lagu, menonton film, bermain game dan lain-lain.

Gadget ibarat dua sisi mata pisau, selain memberikan dampak positif, ia juga memberikan dampak negatif yang seringkali jarang kita sadari. Berbagai kemudahan dalam mengakses informasi membuat seseorang asyik sendiri dengan gadget, malas berinteraksi dan berbicara dengan orang lain secara tatap muka, memupuk rasa ketergantungan, mengakses informasi tanpa seleksi, dan mager. Selain itu gadget juga mempunyai dampak luar biasa terhadap kesehatan mental manusia.

Cyberbullying

Kemudahan membuat akun palsu membuat seseorang mudah untuk mengganggu, mengancam, mempermalukan orang lain, atau sering disebut cyberbullying. Korban dari cyberbullying akan memiliki risiko lebih besar untuk menderita stress, depresi, kehilangan percaya diri, cemas, dan gangguan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Hal ini tentunya akan berdampak pada stimulasi kekebalan tubuh yang menjadi terganggu.

Adiksi game, internet dan medsos, online shopping

Adiksi dapat disebut dengan kecanduan. Adiksi game mengajak seseorang untuk bermain game hingga mengalami hambatan dalam kehidupannya. Hal ini banyak terjadi pada remaja laki-laki usia 12-20 tahun.

Wocoen   Kebingungan Air

Adiksi internet dan medsos membuat seseorang betah berlama-lama dengan gadget, tidak terhitung berapa kali ia mengecek HP dalam setiap harinya. Adiksi online shopping membuat seseorang tidak bisa berhenti berbelanja, membeli barang-barang diskon yang kerap kali membuat mata berbinar meski kita tidak sedang membutuhkan.

Insomnia

71% orang tidur dengan atau di samping gawai mereka, bahkan mengecek gawai lebih dari sepuluh kali setiap malam. Hal ini terkadang membuat seseorang sulit memulai tidur atau mempertahankan tidur yang berkualitas.

Tiga hal di atas hanya sebagian dari gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh gadget. Masih banyak gangguan lain yang dapat diderita oleh siapapun. Sebagai pengguna gadget mari kita bersikap bijak dan mengatur waktu dengan baik.

Di tahun 2021 ini mari lebih perhatian terhadap kesehatan mental kita dengan fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan oleh diri, fokus pada pengembangan diri dan apresiasi terhadap setiap prosesnya, serta mensyukuri apa yang sudah kita punya.

Siti Maisaroh
Siti Maisaroh Siti Maisaroh, lahir di kota soto pada tahun 1996. Seorang freelancer yang sedang berkonsentrasi di bidang Pendidikan Bahasa Arab.

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.