Keeping Up With the Kadarshians Memberi Pengaruh Buruk?

Keeping up with the Kadarshians merupakan reality show yang di bintangi oleh keluarga Kadarshians, yakni Kim selaku bintang utama diacara tersebut karena pergaulannya yang sudah terkenal dikalangan para artis dan juga pernah menjadi asisten pribadi Paris Hilton yang membuat nama Kim tak luput ikut tersorot tetapi ketenaran Kim bertambah ketika video pornonya bocor di media masa insiden inilah yang menaikkan popularitas Kim lalu anggota keluarga selanjutnya ada Kourtney, Khloe, Kris, Kendall, Kylie, dan keluarga Kadarshian lainnya yang tidak terlalu sering di sorot oleh kamera. Dengan ketenaran yang ada ibu Kim memiliki ide untuk membuat reality show untuk anak-anaknya dan ide tersebut disetujui oleh seorang produser karena keluarga Kadarshian dianggap memiliki daya tarik yang menarik. Isi dari reality show ini bisa dianggap memamerkan kegiatan sehari-hari keluarga Kadarshian yang ditunjukkan secara terang-terangan dan tentunya dipenuhi oleh drama. Dengan berjalannya waktu Keeping up with the Kadarshians memperoleh kesuksesan, bila dulu Kim dianggap yang paling tenar di Keeping up with the Kadarshians sekarang sudah tidak berlaku karena masing-masing anggota Kadarshian memiliki ketenaran yang sama dan hal itu tidak terlepas dari drama yang telah dibuat di reality show tersebut.

Reality show ini tidak mencerminkan hal-hal yang baik untuk para generasi muda. The Kadarshians membuat seolah-seolah kecantikan adalah hal utama yang perlu dimiliki seorang wanita sehingga mereka tidak malu untuk mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan operasi plastik agar sesuai dengan standar kecantikan yang mereka inginkan. Hal inilah yang membuat para remaja melakukan operasi plastik karena telah diberi doktrin oleh The Kadarshians, bahkan seorang dokter operasi plastik mengakui banyak wanita yang ingin merubah bentuk tubuhnya seperti Kylie Jenner. Seharusnya kita sebagai wanita dapat belajar dari pelangi karena pelangi mengajarkan kita bahwa keindahan hanya berlaku sementara. Lagi pula reality show Keeping up with the Kadarshians dikenal bukan karena segudang prestasinya melainkan karena segudang drama yang disajikan oleh The Kadarshians, mereka dianggap haus akan popularitas.

Dalam sosiologi, anak remaja di Amerika telah melakukan imitasi dan identifikasi terhadap gaya hidup mereka, yang mana para remaja meniru tindakan mereka, seperti gaya hidup mewah yang ditampilkan di reality show maupun media sosialnya dan melakukan operasi plastik agar terlihat seksi seperti Kylie Jenner. Tindakan seperti ini dapat menyebabkan degredasi moral, orang Amerika dahulu sangat menjaga nama baik keluarga mereka dengan menutup rapat permasalahan keluarganya agar tidak sampai terdengar oleh media, tidak boleh hamil diluar nikah karena dianggap sebagai aib keluarga, melarang hubungan sesama jenis ataupun inses dan masih banyak lagi hal-hal yang dilarang agar nama baik keluarga tetap terjaga. Tetapi untuk zaman sekarang sudah tidak berlaku lagi karena orang-orang justru melumrahkan hamil diluar nikah dan hal-hal menyimpang lainnya. Memang kita tidak bisa menyalahkan aturan lama karena sebuah aturan dianggap benar pada masanya.

Sebuah aturan berkembang melalui interaksi sosial dan melalui kesepakatan bersama dan peraturan memiliki sifat untuk memaksakan seseorang atau kelompok agar bertindak sesuai dengan aturannya yang bertujuan agar tidak mempermalukan nama keluarga ataupun lembaganya. Apabila ada seseorang atau kelompok yang melanggar aturan, seperti seorang gadis jatuh cinta dengan orang yang tidak sederajatnya dan hamil diluar nikah biasanya gadis tersebut akan dikurung di sebuah gudang sebagai sanksinya dan setelah melahirkan, si jabang bayi akan diletakkan di panti asuhan.

Justru yang ditayang di reality show Keeping up with the Kadarshians termasuk dalam salah satu bagian yang menyimpang dan mirisnya hal tersebut dijadikan untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan Kim dan keluarga. Hal seperti ini bisa terjadi karena seseorang individu atau kelompok masyarakat tersebut sudah lelah dengan peraturan-peraturan yang ada karena sudah tidak cocok untuk diterapkan di zaman sekarang sehingga tindakan yang tadi tidak dianjurkan menjadi hal yang dianjurkan. Seperti Kylie Jenner seorang selebriti yang cukup terkenal di Amerika yang hamil diluar hubungan pernikahan dengan travis scott seorang rapper asal Amerika yang bisa dibilang ketenaran travis ini didapatkan saat ia mulai menjalin hubungan dengan Kylie. Saat Kylie memberi tahukan bahwa ia sedang hamil buah cintanya dengan travis sontak hal itu menjadi pusat perhatian publik dan muncul banyak pemberitaan mengenai Kylie tetapi banyak masyarakat yang menduga ini adalah salah satu strategi keluarga mereka dalam menghidupkan acara reality show tersebut seperti yang kita tau selain drama yang disajikan di reality show tersebut juga menyajikan sebuah konflik antar keluarga dan permasalahan kawin-cerai yang seharusnya menjadi permasalahan pribadi tetapi permasalahan tersebut seperti secara sengaja ditujukan ke media masa dan untuk konsumsi publik. Reality show Keeping up with the Kadarshians benar-benar mengekspos habis kehidupan Kim dan keluarganya.

Reality show ini sebenarnya banyak menuai kontra bahkan beberapa artis Hollywood secara terang-terangan menunjukkan sikap tidak sukanya kepada The Kadarshians, seperti Reese Witherspoon, Chloe Grace Moretz, Amy Schumer, dan Edie Falco berbagai kritikan dilemparkan kepada keluarga Kim karena dianggap memberikan contoh yang buruk sebagai seorang selebriti dan juga tidak memiliki bakat, hanya mengandalkan tubuh mereka saja dan itupun hasil dari operasi plastik. Tetapi hal itulah yang dijual oleh keluarga Kim seolah-olah kritikan pedas yang tertuju pada mereka sebagai alat untuk memperlancar bisnis yang mereka jalani. Reality show Keeping up with the Kadarshians seolah-olah seperti pasar bagi mereka.


-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Alyssa putri aranssy 1 Article
Lahir di Surakarta, 21 September 2003. Tinggal di tanah jawa tepatnya di Singopuran, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Status sebagai Mahasiswi Sarjana Pendidikan Sosiologi Antropologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan masih menginjak semester 1. Seorang yang tertarik di dalam dunia kepenulisan dan penggemar cerita fantasi.

1 Comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.