Politik & Hukum

Lempar kursi lebih baik dari pada rembutan kursi

Kenapa banyak orang harus mencaci kongres PAN? Berdasarkan etika lah, seperti anak TK lah, dan lain sebagainya. Padahal hal itu yang perlu banyak politisi kita contoh.

Dimana banyak orang berkecenderungan rebutan kursi, ini malah saling lempar kursi. Harusnya hal ini perlu dilestarikan oleh para kader-kader PAN di masa depan.

Bila ada yang teriak “bukan masalah kursinya, ini masalah menyelesaikan sebuah perkara, kenapa harus dengan kekerasan?”. Lho tetap, PAN tidak bisa disalahkan, malah inilah suri tauladan yang baik bagi politik kita.

Bayangkan hal ini ditiru dan diterapkan di partainya Fadli Zon. Lalu banyak yang menghantam dan menghajar mulut dan kepala bapak Fadli Zon, jelas ini jadi perkara yang mantab.

Bila banyak parta yang sudah mengadopsi dan melestarikan hal ini, maka tidak menutup kemungkinan hal ini bakal diadobsi dan diterapkan di MUI (majlis ulama Indonesia). Karena PAN sendiri bukan partai sembarangan, PAN adalah partai Tuhan, jadi wajar saja jika MUI bakal niru hal itu.

Bayangkan, Tengku Zul lemparkan kursi tanpa mengenal arah, karena kesal mulutnya sudah membiru dan njedir. Ini bakal menjadi hal yang termantab sepanjang abad, dan akan dikenang serta masuk pada catatan-catatan sejarah yang akan dikenang anak cucu kelak.

Kembali lagi tentang lempar melempar kursi di kongres PAN. Sayang sekali, mbah Amien tidak memberikan tauladan bagi kita semua, beliau memilih tidak ikut melempar kursi. Ingat mbah, anda ini sudah berumur, jangan berpegangan teguh dengan watak pengen berebut dan mempertahankan kursi.

Saya membayangkan betapa heroiknya jika Mbah Amien berada di garis depan melempar kursi dengan semangat. Apalagi kalau para generasi muda PAN, masih berpegang teguh menghormati pada yang tua, maka tentu semua bakal mengarahkan lemparan kursi tadi kepada Mbah Amien. Masak yang muda mau menyerobot yang tua, kan gak sopan.

Wocoen   Pemilih “GILA” Dalam Perspektif Hukum
Tags

Muhammad Isbah Habibi

seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Related Articles

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close