Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Lestarilah Rokok

Muhamad Isbah Habibii 1 min read 0 views

Lestarilah Rokok

    “Saya ini kalau stres, bawaannya memang mau terus merokok,” ujar Djarot sembari bakar rokok, pria bernama lengkap Djarot Saiful Hidayat ini berpasangan dengan Sihar Sitorus dalam kontestasi elektoral memperebutkan kursi Gubernur Sumatera Utara. Hingga Rabu (27/6) sore, hasil hitungan quick count berbagai lembaga survey menempatkan mereka di bawah pasangan Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Djarot kembali kalah. Telak! [ https://komunitaskretek.or.id/opini/2018/07/tak-mau-berpikiran-buruk-djarot-lebih-memilih-merokok/]

    Rokok dan meditasi jika dikomparasikan akan nampak memiliki beberapa persamaan. Salah satunya adalah dapat mengakibatkan ketenangan pada diri pelakunya. Cuma bedanya tidak ada yang melarang anda meditasi di pom bensin, sedangkan rokok dilarang. Itu saja.

    Pandangan pada rokok pun beragam, bukan cuma beragam tapi juga dipandang dari banyak sudut dan sisi. Pandangan etika dan budaya menganggap bahwa rokok ini tidak pantas bila dikonsumsi oleh beberapa kalangan, terutama oleh anak-anak dan perempuan.

   Kesehatan pun memiliki pandangan yang berbeda, ada yang mengatakan rokok boleh-boleh saja, asal harus diimbangi konsumsi air putih (baca: air jernih) yang cukup. Namun juga kebanyakan ahli kesehatan sepakat mengatakan bahwa rokok tidak baik bagi kesehatan.

    Tidak ketinggalan Agama pun menyumbangkan pandangannya, ada beberapa golongan yang mengharamkannya, ada yang membolehkannya. Mbah Kyai Ihsan Jampes bahkan sampai menulis kitab khusus membahas kopi dan rokok berbahasa Arab. Yah, apapun pendapatnya boleh saja, asal tidak menyebabkan pertengkaran. Alangkah baiknya jika didiskusikan bersama dengan kepala dingin sambil joinan rokok bersama.

    Terlepas dari beberapa perdebatan di atas, karena banyak yang membuktikan bahwa rokok menyebabkan ketenangan bagi para penghisapnya, maka jangan kaget banyak diantara mereka yang merokok juga berumur panjang. Sebab bagi mereka penikmat rokok, bahagia itu sederhana, masuk wese sambil ditemani sebatang rokok saja sudah serasa surga. Sederhana kan? maka kebahagiaan itulah yang lalu menjadi salah satu penyebab kesehatan badannya.

Wocoen   Mencari-cari Kesalahan

    Walaupun banyak yang tidak nyaman dengan asap rokok yang lalu sebabkan beberapa orang anti bersosial dengan mereka yang merokok, namun terbukti rokok dapat sangat membantu untuk dapat bersosial dengan baik bagi mereka yang asalnya lemah dalam bersosial. Tradisi menyapa sambil menawarkan rokoknya pada lawan bicara, adalah etika terpuji kaum perokok. Walaupun memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebiasaan hilangnya korek api oleh tangan-tangan jahil, masih semasif hilangnya sandal ketika jama’ah shalat Jum’at. Miris memang.

    Rokok juga dapat menjadi arternatif mengisi waktu nganggur bagi mereka yang boring gak ada kerjaan. Daripada nganggur-nganggur nyinyirin mereka yang sibuk kerja, bukankah lebih baik merokok saja, itung-itung pikiran bisa tenang dan inspirasi pun datang.

    Kembali ke paragraf awal, mungkin bukan hanya Djarot yang pernah mengatakan ini “saya ini kalau stres, bawaannya memang mau terus merokok,”. Karena mengkonsumsi rokok sendiri dapat memicu produksi endorfin, hormon dalam tubuh yang dapat menyebabkan ketenangan. Maka sudah barang tentu, rokok sendiri sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa seseorang. Terutama bagi mereka yang mudah tertekan.

    Sementara itu karena perempuan dianggap tidak pantas merokok oleh etika dan budaya, maka banyak perempuan yang sampai Anti pada rokok. Pada dasarnya hal ini adalah sebuah masalah besar bagi para perokok, karena pendapat perempuan adalah kebenaran, dan bahaya jika pendapat itu disalahkan.

    Belum lagi jika perempuan tadi terhasut oleh bisikan syaitan yang mengatakan bahwa merokok adalah sebuah bentuk pemborosan dan dapat mengikis uang belanja bulanan. Ini dapat mengancam pengurangan secara paksa pada populasi perokok itu sendiri. Padahal beberapa waktu yang lalu telah kita ketahui bersama bahwa perokok adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka menyumbang BPJS tanpa pamrih sedikit pun. Oleh karenanya janganlah mengahasut wanita untuk menjadi Anti rokok.

Wocoen   Mawas Diri atas Musibah Orang Lain adalah Baik, yang tidak Baik itu Menghakiminya
Muhamad Isbah Habibii
Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.