Luka

Apabila hati senantiasa terusik

Mata tak mampu terpejam dengan baik

Kegundahan kian mencabik

Tangis hanya ditahan dalam bisik

Ragamu utuh tapi jiwamu tak penuh

Senyum yang terukir kian lusuh

Temaram sorot matamu tak lagi teduh

Mulut membisu, tapi demo di lubuk sana kian gaduh

Hilang tawa ceria, sekeliling berselimut duka

Tak ada cengkrama hangat sapa

Gejolak kian membara

Air mata menetes semena-mena


-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Dewi Mardiyah 7 Articles
Biasa disapa Dewi. Lahir di Kota sejuk Malang, Jawa Timur pada 19 Juli 1997. Mempunyai hobi menulis, membaca dan jalan-jalan. Serta mempunyai impian menjadi penulis dan penyiar radio. Bisa disapa melalui akun sosial medianya, FB : Dewi Mardiyah dan IG : dewimardiyah_.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.