Lupa Darat

seorang gelandangan lusuh
melangkah dengan menundukkan kepala
di kolong jembatan
mengais sisa makanan baru
yang telungkup di tempat sampah
ia cengar cengir kegirangan
ditingkah menyuap bulir bulir nasi dan ikan kelabu
seolah itulah pertama kali ia berbuka
sehabis puasa berhari-hari
karena TPS terendam bau

seketika, ada orang kaya lewat
kendarai mobil mewah
lalu meludah

“aha, begitulah nasib orang tak diuntung.”

seolah dia lupa, bahwa ada Tuhan yang mengelus
dada gelandangan itu.
dan membuktikan kelak
biarpun sekaya Qarun
akan tetap abunya diusung
keranda yang berkabung

 

-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Syukron MS 2 Articles
lahir di Probolinggo, Juni 2001.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.