HomeBudayaManusia Indonesia Itu Harus Berani
Newspaper Theme

Related Posts

Featured Artist

Kaleb Black

Painter

Kaleb started this adventure 7 years ago, when there was no real voice protecting the environment. His masterpieces promote saving the Earth.

Manusia Indonesia Itu Harus Berani

Manusia Indonesia itu terkenal dengan keberaniannya. Sejak dahulu kala nenek moyang kita adalah manusia yang berani.

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah orang yang berani. Salah satunya nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut yang tangguh.

Kemudian contoh yang lain Raden Wijaya yang merupakan pendiri Kerajaan Majapahit berhasil mengalahkan Pasukan Mongol yang berusaha untuk menaklukan Jawa. Padahal Mongol merupakan negara Super Power pada masanya.

Banyak contoh manusia Indonesia yang berani, sebut saja Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, dan masih banyak lagi. Kita pasti sudah mengetahui bagaimana perjuangan bangsa ini dalam memperebutkan kemerdekaan serta bagaimana upaya untuk mempertahankan kemerdekaan, seperti Pertempuran Ambarawa, Pertempuran 10 November, dan lain sebagainya.

Tanpa adanya manusia-manusia Indonesia yang berani, mustahil Indonesia dapat melewati kemelut tersebut. Pada era sekarang sendiri orang berani di negeri ini sangat jarang, bisa dihitung dengan jari. Banyak para manusia Indonesia saat ini yang hanya mementingkan diri sendiri, tidak peduli kondisi di sekitarnya, tidak ada empati terhadap orang sekitar apalagi empati terhadap negeri ini.

Sikap berani yang paling dibutuhkan Indonesia saat ini adalah berani melawan ketidakadilan di bumi pertiwi Indonesia. Kita tidak boleh tinggal diam dengan ketidakadilan di negeri ini seperti hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Kita harus berani melawan kesewenang-wenangan dari pemimpin.

Tentu kita sering kali kesal dengan kebijakan yang dilakukan oleh pemangku kebijakan di negeri ini. Seperti misalnya di saat ada larangan mudik, tetapi warga negara asing masuk, kemudian yang mengherankan kenapa Pariwisata kok tetap dibuka, pernikahan artis dihadiri oleh Pemimpin Negara, sedangkan rakyat cilik resepsi saja dipersulit.

Hal ini menggambarkan pemerintah tidak konsisten terhadap kebijakan yang dibuatnya. Bagaimana rakyat mau mematuhi, kebijakan yang dibuat oleh pemerintah saja plin plan dan bikin emosi. Kalau pemerintah mau kebijakan yang dibuatnya dipatuhi oleh rakyat, ya seharusnya introspeksi diri dulu.

Jika tidak ada orang berani di negeri ini, maka mustahil bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Kemudian orang Indonesia juga harus berani untuk mengkritik pemerintah, kalau tidak ada yang berani mengkritik maka otomatis pemerintah akan menjadi pemerintah yang otoriter, sewenang-wenang.

Kita tidak perlu takut untuk mengkritik pemerintah, meskipun kita tahu Buzzer ada di mana-mana. Tetapi tidak usah takut, Buzzer juga manusia, jadi jangan risau dengan yang namanya Buzzer.

Pesan saya untuk para Buzzer di luar sana, biarkanlah kami mengkritik pemerintah demi kebaikan bersama. Kalau fanatik jangan terlalu berlebih, sesuatu yang berlebihan kan tidak baik.

Saya juga mau tanya kepada para Buzzer, mengapa kalian begitu takut terhadap yang namanya kritik? Serius saya tanya.

Kemudian manusia Indonesia juga harus berani bersaing dengan masyarakat global, yang paling penting sih jangan terlalu bergantung dengan produk dari negara lain. Saatnya kita percaya diri dengan kemampuan sendiri. Berikanlah ruang dan kesempatan kepada anak bangsa untuk berkarya.

Manusia Indonesia juga harus berani menjaga persatuan dan kesatuan serta berani berbuat sesuatu untuk kemanusiaan. Sebaiknya-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain.

Menjadi manusia Indonesia yang berani memang tidak mudah, pasti penuh lika-liku dan perjuangan. Tetapi, kita harus menjadi manusia Indonesia yang berani agar Indonesia disegani oleh bangsa lain. Coba kita bayangkan apa yang terjadi jika semua manusia Indonesia itu berani, pasti kita menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa lain.

-Bantu rembukan agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Posts