Mencari Tarekat Muktabarah di Era Saat Ini

Dalam Islam terdapat beberapa disiplin ilmu yang penting untuk dipelajari, yaitu Aqidah yang membahas tentang ketuhanan, Fiqih yang membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan ibadah yang bersifat lahir, dan Tasawuf yang membahas mengenai hal yang berkaitan dengan akhlak, amalan ibadah, budi pekerti, taubat, sabar, dan lain sebagainya.

Berbicara tentang ilmu tasawuf Imam Al Ghazali menjelaskan dua pilar pokok ajaran tasawuf yaitu istiqomah bersama Allah dan harmonis dengan makhluk-Nya. Dalam pelaksanaan ilmu tasawuf tentu butuh ilmu thoriqoh untuk mendapatkan keistiqomahan bersama Allah Swt.

 Dilihat dari sejarahnya, Indonesia yang kaya dengan dimensi metafisik dan spiritualitas yang mayoritas agamanya Hindu dan Budha itu dianggap lebih dekat dan lebih mudah beradaptasi dengan ajaran thoriqoh yang dibawa para wali, sehingga perubahan besar itu pun berlangsung nyaris tanpa meneteskan darah sedikitpun. Ini berbeda dengan proses Islamisasi di india yang dilakukan secara besar-besaran melalui penaklukan dan tekanan, bahkan konon sedikit pemaksaan dengan senjata namun Islam tetap tidak berhasil menggeser Hindu sebagai Agama mayoritas masyarakat di India.

Hal ini menjadikan thoriqoh banyak dipelajari dan diamalkan di Indonesia. Secara istilah thoriqoh adalah jalan untuk menuju mencapai ridha Allah. Jalan untuk menuju ridha Allah itu banyak sekali, namun kendati demikian jalan yang banyak itu ada yang sah dan ada yang tidak sah, sehingga dalam ilmu thoriqoh dikenal dengan Mu’tabar dan Ghiru Mu’tabar.

 Namun, akhir-akhir ini banyak bermunculan tarekat-tarekat yang kurang pas, bahkan menurut para ulama ahli tarekat berpendapat bahwa tarekat tersebut terindikasi sesat. Seperti tarekat yang dikenalkan oleh seorang ulama muda yang sedang naik daun saat ini, yakni BA (sebuah inisial), beliau mengiklankan thoriqoh Kha******** Muha*****. Pendiri thoriqoh abal-abal tersebut menjuluki dirinya dengan gelar Maulana Abya Al Badr yang mempunyai nama asli HM (sebuah inisial).

Dilansir dari laman Rumah-Muslimin.com Ajaran terpenting di kelompok ini adalah pengetahuan ismu ruh, sebagai pasword untuk masuk mengenal Allah, setiap yang bergabung akan diberi nama ruh dan akan menjadi wali, kemudian nama ruh itu supaya bisa cepat berkoneksi dengan orang tersebut maka harus bayar kifarat sejumlah 100 ribu kali umur, kemudian nama ruh itu dikirimi bacaan surat alfatihah agar lebih cepat bisa musyahadah mengenal Allah. Amalan- amalan dalam sekte ini, sekilas sama dengan amalan yang dilakukan umat islam bertawasul dengan kirim fatihah kepada Rasulullah, para guru dll. Tapi ada beberapa perbedaan, dalam tawasulannya. Posisi abaty saat tawasul diatas para malaikat bahkan terkesan sama dengan posisi Rosulullah, dalam bacaan tawasul juga ditujukan kepada imam mahdi yang mengarah kepada nama ruh abya ahmad albadr.

Ketika ada orang yang alim dalam keilmuan Islam dan di tokohkan oleh para jamaahnya namun terbujuk dan ikut serta dalam aliran thoriqoh yang baru dan belum jelas sanadnya maka pasti akan dapat membawa jamaahnya yang awam dalam hal agama untuk mengikuti aliran thoriqoh tersebut. Oleh sebab itu, dalam memilih guru thoriqoh jika ada amalan yang dilakukan sekiranya bertentangan dengan syariat atau berbeda dengan kebanyakan umumnya masyarakat maka perlu dicek kebenaran thoriqoh tersebut.

Lantas bagaimana cara mengeceknya ?, gurunya saja ikut thoriqoh tersebut. Hal ini pasti akan sangat membingungkan banyak orang karena mereka ikut dengan dalih megikuti jejak gurunya. Maka solusinya bisa dicek kebenaran thoriqoh tersebut lewat internet, kalau yang pasti mu’tabar maka bisa dicek apakah thoriqoh tersebut sudah tergabung dalam JATMAN ( Jamiyah Ahli Thoriqoh Wal Mu’tabaroh An- Nahdliyah ) atau belum. karena thoriqoh yang masuk dalam JATMAN sudah diakui sanad kebenarannya.

Adapun ciri-ciri thoriqoh mu’tabarah menurut JATMAN adalah sebagai berikut :

a. Memperhatikan syari’at Islam dalam pelaksanaannya.

b. Mengikat thoriqoh dan mengharuskannya berpegang teguh kepada salah satu empat madzhab.

c. Mengikuti kehidupan haluan dari Ahl Al-Sunnah Wa al-Jama’ah.

d. Mengikuti ijazah yang bersanad muttasil.

Jadi, beberapa hal yang perlu diketahui ketika masuk dalam organisasi thoriqoh adalah perlu diketahui asal muasal thoriqoh tersebut, apakah betul-betul dari Rasulullah Saw atau hanya dibuat-buat oleh orang lain yang tidak sezaman dengan Rasulullah Saw bahkan cenderung menipu untuk menjadi terkenal, juga perlu diketahui mursyidnya apakah mendapat ijazah dari guru-guru sebelumnya. thoriqoh mu’tabaroh dan ghairu mu’tabaroh perlu dicermati dengan baik.


-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Muhammad Tareh Aziz 15 Articles
Muhammad Tareh Aziz seorang jomblowan yang berstatus santri. Lahir di Gresik pada 5 september 1995. Beralamatkan di Bedanten Bungah Gresik.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.