Politik & Hukum

Menjamurnya Sistem Ekonomi Kapitalisme Modern di Indonesia

“Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin”

“Pasar dipegang oleh para pemilik modal besar, maka pasar kecil akan tergeser dengan  sendirinya”

Kata-kata diatas adalah ciri dari kapitalis dimana ketimpangan ekonomi menjadi salah satu prinsip si pemodal atau pemikir paham kapitlasime.

tanpa kita sadari sistem ekonomi kapitalisme semakin menjamur di negara indonesia, tanpa disadari juga mungkin kita menjadi salah satu pendorong kapitalisme yang ada saat ini.

Apa sebenarnya Kapitalisme atau Kapitalis? Kapitaliseme atau kapitalis adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Sebagai contoh dari kapitalisme adalah si pemilik modal atau kaum borjuis yang mengambil keuntungan untuk pribadi atau golonganya dengan memperkerjakan buruh dengan seenaknya sendiri tanpa imbalan yang pantas. Itu contoh dari Kapitalisme kuno, kapitalisme sendiri di larang di Indonesia maupun itu kapitalisme kuno atau modern tetap di larang karena kapitalisme bertentangan dengan ideologi negara kita Pancasila.

Namun nyatanya sistem ekonomi kapitaliseme di Indonesia sangat bertumbuh subur bak jamur di musim hujan. lebih tepatnya kapitalisme di indonesia bisa disebut sebagai kapitalisme modern di era masa kini, mengapa kapitalisme di indonesia bisa disebut seperti itu?

Transportasi dan Jual Beli berbasis Online. Transportasi yang berbasis online seperti Gojek, Grab, dan Uber bisa dikatakan pure sebagai kapitalisme modern, mengapa? Transportasi tersebut menggunakan kekuatan kapital atau modal (Investor Gojek anatara lain Google, dan Capital Group Markets) untuk membunuh ekonomi rakyat dan persaingan moda transportasi. dengan kemudahannya yang dipunyai transportasi online tersebut akan mematikan moda transportasi konvensional seperti becak, ojek pangkalan, dan angkutan umum lainya yang berbasis konvensional. Hal serupa tidak jauh berbeda dengan akses jual beli berbasis online seperti Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya yang menggunakan kekuatan kapital untuk membunuh para pedagang yang ada saat ini.

Wocoen   SENJATA PARA ELITE POLITIK ZAMAN NOW

Minimarket (Alfamart, Alfamidi, Indomaret). Bisnis minimarket seperti alfamart /indomaret melalui jejaring waralaba atau franchise berkembang biak sangat pesat mulai dari pusat kota hingga ke kecamatan/kelurahan yang tepencil, bisnis ini menjadikan si pemodal atau kapitalis sebagai hegomoni di negara kita Indonesia. Tak terhitung lagi sudah berapa banyak alfamart, alfamidi, indomaret dan semacamnya yang ada di indonesia mungkin jumlahnya jutaan hingga puluhan juta dan sebaliknya sudah berapa banyak warung-warung yang gulung tikar karena keberadaan indomaret/alfamart atau konsumen dari warung-warung tersebut sudah berpidah ke indomaret/alfamart. Konsep dari keberadaan alfamart/indomaret saat ini sama seperti dari bagian kapitalisme yang dimana adanya ketimpangan ekonomi seperti pasar ekonomi dipegang oleh pemilik modal besar maka pasar kecil akan tergeser dengan sendirinya. Tetapi ada satu daerah di Indonesia yang bisa kita banggakan dan kita contoh untuk melawan kapitalisme modern ini, daerah ini adalah Provinsi Sumatera Barat sangat susah menemukan alfamart/indomaret dan sejenisnya, bahkan sangat mustahil jika bisa menemukan alfamart/indomaret di sumatera barat jikapun ada mungkin minimarket ini dimiliki oleh pemerintah daerah bukan si pemodal atau kapital.

Mulai dari transportasi online, jual beli berbasis online dan usaha waralaba (Alfamart/Indomaret) merupakan bentuk kecil dari praktik sistem ekonomi kapitalisme modern di idnonesia, tidak hanya dari sektor ekonomi saja sebenarnya kapitalisme juga sudah menggerogoti berbagai sektor yang ada di indonesia seperti sektor sosial budaya, pendidikan, pemerintahan, dan sektor lainya tanpa kita sadari.

Akhir dari tulisan ini, writer mengajak para pembaca untuk melawan kapitalisme dan jangan mendukung atau mendorong keberadaan kapitalisme di Indonesia.

Jangan sampai nantinya rakyat Indonesia  yang miskin semakin miskin dan yang kaya semakin kaya karena keberadaan Kapitalisme.

Wocoen   Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin dan Masa Depan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia (bagian dua)

*lawan Kapitalisme

Tags

Sayyid Nurahaqis

Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara

Related Articles

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close