Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Nabi Ibrahim dan Sikap Terhadap Informasi Irfani

Muhamad Isbah Habibii 1 min read 0 views

Nabi Ibrahim as. dikenal sebagai ayahnya para nabi. Dari keturunan beliau yang bernama Nabi Ismail as. pula, manusia-manusia arab bernasab. Tidak heran bila, banyak peristiwa besar dalam keluarga beliau lalu diabadikan dalam ajaran keturunan beliau kelak di kemudian hari.

Dari sekian banyak peristiwa yang dialami oleh keluarga Nabi Ibrahim as., adalah peristiwa di mana beliau diperintahkan untuk pengorbanan keturunan yang idam-idamkannya selama ini. Nabi Ibrahim as. diperintahkan lewat mimpi untuk menyembelih anaknya sendiri, yakni Nabi Ismail as.

Padahal, jauh sebelum peristiwa itu, Nabi Ibrahim as., dikenal sebagai sosok nabi yang amat kritis dan rasional. Peristiwa beliau ketika masih muda yang begitu kritis dalam mencari Tuhannya, peristiwa ini pun bukan peristiwa remeh, bahkan Al-Qur’an saja sampai mengabadikannya, itu adalah bukti bahwa peristiwa inipun juga peristiwa yang penting.

Sebagai seorang nabi, sumber informasi yang diperolehnya tentu beragam. Baik itu sumber informasi yang bersifat burhani ataupun irfani. Namun, ketika peristiwa ketika beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya dalam sebuah mimpi, tidak lalu membuatnya kritis terhadap informasi tersebut.

Kehati-hatian beliau dalam menerima informasi perlu dijadikan sebagai suri teladan. Beliau menanamkan skeptis terhadap informasi, baru kemudian dengan hati-hati mencari tahu kebenaran dari informasi yang diperolehnya.

Kesekeptisan Nabi Ibrahim as. ini dikenang kini sebagai hari Tarwiyah. Lalu keberhasilan beliau mengkonfirmasi kebenaran informasi yang melalui mimpi tadi juga dikenang menjadi hari Arafah.

Apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as. ini dalam mengkritisi informasi, berlawanan dengan sikap beberapa orang masa kini dalam menerima informasi yang bersifat irfani. Banyak orang yang gegabah dalam menyikapi informasi irfani. Mimpi bertemu sesosok ulama saja, sudah yakin betul akan kebenaran mimpinya.

Wocoen   Saya dan Banyak Orang Mungkin Pernah Bersikap Humblebragging

Keyakinannya ini tak ubahnya keyakinan dimiliki oleh pejuang togel dalam mencari-cari inspirasi nomor togel. Walaupun begitu, pemain togel saja masih menyisakan kesiapan ketidaktepatan informasi yang diperolehnya.

Oleh sebab itu, walaupun informasi yang bersifat irfani adalah salah satu informasi yang diakui sebagai informasi yang sah. Namun perlu juga kita memiliki filter, dan filter yang paling efektif adalah rasa skeptis dalam diri.

Muhamad Isbah Habibii
Muhamad Isbah Habibii seorang petani asal Jombang, yang sedang ngangsu kaweruh di Pondok Gasek dan melakukan research di Pasca sarjana UIN Maliki Malang.

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.