Muhammad Tareh Aziz Muhammad Tareh Aziz seorang jomblowan yang berstatus santri. Lahir di Gresik pada 5 september 1995. Beralamatkan di Bedanten Bungah Gresik.

Pembacaan Maulid di bulan Maulud

Muhammad Tareh Aziz 1 min read 46 views

Berbicara tentang maulid, pasti seluruh masyarakat Indonesia mengetahuinya, tentang untuk dan kepada siapa sebuah kata tersebut ditujukan, yakni tak lain dan tak bukan tertuju kepada hari kelahiran Nabi Muhammad saw.
Masyarakat Indonesia mempunyai beberapa istilah dalam penamaan bulan tersebut, terkadang diucapkan dengan istilah “maulid (kelahiran)” atau terkadang juga dengan sebutan “maulud (dilahirkan)”. Kedua istilah tersebut mempunyai bentuk kalimat yang berbeda namun mempunyai makna yang sama, yaitu tentang kelahiran sang pembawa kejayaan agama Islam.

Hari kelahiran seseorang saja diperingati, apalagi hari kelahiran sang pembawa agama yang rahmatan lil alamin. Dalam memperingatinya tentu banyak cara yang bisa digunakan, salah satunya adalah dengan membaca kitab “maulid ad-dzibai”.

Kitab maulid diba oleh mayoritas ulama diyakini sebagai karya seorang ulama besar dan merupakan ahli hadis (muhaddis), yaitu Imam Wajihuddin ‘Abdur Rahman bin ‘Ali bin Muhammad bin ‘Umar bin ‘Ali bin Yusuf bin Ahmad bin ‘Umar ad-Dibai asy-Syaibani al-Yamani az-Zabidiy asy-Syafiiy.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia tentang pembacaan kitab maulid ad-dzibai, ada yang setiap hari membaca kitab tersebut dengan silih berganti antara musala satu ke musala yang lain selama bulan Robiul Awal. Ada juga yang seminggu sekali, dan ada yang hanya pada tanggal 12 Robiul Awal.

Tapi nampaknya ada saja sekelompok golongan yang menganggap bahwa pembacaan kitab tersebut termasuk kedalam bidah.
Mereka beranggapan bahwa perayaan tersebut tidak ada pada zaman nabi dan itu semua termasuk kepada ritual ibadah yang bidah.

Padahal ketika dicermati kata demi kata yang tertulis serta makna demi makna yang terkandung dalam kitab tersebut, tentunya isinya adalah tentang biografi Nabi Muhammad saw. tentang kelahiran beliau sampai cerita hijrah beliau, dan juga di dalamnya ada bacaan salawat-salawat yang mana banyak dalam hadis tentang anjuran untuk membaca salawat kepada Nabi.

Seperti hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim: “Barang siapa yang bersalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersalawat kepadanya sepuluh kali” Hadis ini menunjukkan bagaimana keutamaan dan anjuran untuk membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw.

Oleh sebab itu, dalam memperingati bulan Maulid Nabi ini, mari saling ikut berbahagia atas kelahiran beliau. Setidaknya, ketika seseorang tidak mau memperingati perayaan maulid paling tidak hatinya tetap ikut merasa bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad saw. Karena Nabi sendiri pun turut serta merayakan hari kelahirannya dengan berpuasa setiap hari Senin.

Nabi saja memperingati hari kelahirannya, masak kita tidak mau memperingati hari kelahiran beliau? Hehe.

Muhammad Tareh Aziz
Muhammad Tareh Aziz Muhammad Tareh Aziz seorang jomblowan yang berstatus santri. Lahir di Gresik pada 5 september 1995. Beralamatkan di Bedanten Bungah Gresik.

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.