Faris Al Faisal Faris Al Faisal lahir dan berdikari d(ar)i Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Komite Sastra, Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga Kebudayaan Indramayu (LKI).

Puisi-Puisi Faris Al Faisal

Faris Al Faisal 24 sec read 101 views

Semesta Biru

Setiap kali aku berjalan
menziarahi kenangan
sebuah warna masuk ke mata dan semesta
menjadi biru
pintu langit dan dunia, terbuka
rembulan malam menyala

Jantung angin memompa seluruh ingatan
mengendus dada dan luka
yang hitam bagai batu
di antara cemas dan kehilangan
laut begitu sunyi
rindu tergenang bagai kapal tua yang karam

Ada dengus di balik karang
ketika tiba di ujung kisah yang tak pernah sudah

Bulan Ungu

Bulan pun ungu
seperti warna lipstikmu
yang memanggilku
menempuh malam dan lipatan gaun
tanpa kata dan suara

Maka kuselami anak tangga ke bulan
untuk menjumput mimpi
dan tenggelam
meneguk cahaya purnama
menjadi milikku dan milikmu

Ketika di puncak dan bahasa
segalanya seperti sajak
seluruhnya jadi larik-larik pelangi

Wocoen   Puisi Untuk Chairil Anwar
Faris Al Faisal
Faris Al Faisal Faris Al Faisal lahir dan berdikari d(ar)i Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Komite Sastra, Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga Kebudayaan Indramayu (LKI).

Bertemu Khidir

Puan Rinai Puan Rinai
14 sec read

Sujud Covid

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

One Reply to “Puisi-Puisi Faris Al Faisal”

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.