Rembukan.com Rembukan.com merupakan sebuah wadah yang dibentuk oleh sekelompok pemuda desa yang merasa terpanggil untuk ikut bercanda atas perkembangan bangsa, baik dalam masalah moral, sosial keagamaan, politik, hukum hingga sastra. Wadah ini diharapkan bisa menjadi tempat bagi pikiran-pikiran serta suara-suara yang turut ingin membercandai keadaan sosial. Tidak peduli seberapapun besarnya perbedaan di antara suara tersebut, Rembukan.com ingin menjadikan dirinya sebagai wadah atas perbedaan pikiran tersebut. Karena itulah kemudian dipilih kata rembukan sebagai representasi atas sikap diantara orang-orang di dalamnya yang meskipun memiliki pendapat serta pemikiran yang berbeda. Namun tetap diharapkan bisa berbicara dengan pikiran yang jernih serta dari hati ke hati, bukan dengan emosi.

Puisi Rio Hudar Dardiri: Senja di Balik Ancala dan Gugur Daun

Rembukan.com 43 sec read 2 views

Puisi Rio HUdar Dardiri: Senja Dibalik Ancala dan Gugur Daun

SENJA DI BALIK ANCALA

Di beranda senja, kupandang ranting kerontang langit berpesta
Risik rerumpun ilalang yang menguning kering
Di penghujung musim, kau janjikan hendak tiba
Persik membara di antara bulan-bulan pucat mendera
Kuberanikan diri bergelanggang sebelum kau menyusul bisu ilalang berlumur kasta.

Genderang tetabuhan sekarat iringi kegilaanku
Menanti janjimu yang tak kunjung mengintip
Sesekali kukerutkan dahi pandangi akasia di bawah megahnya ancala,
Samar-samar terlihat olehku penjelmaannya
Jauh di susun kelam, dahiku menjelma dingin logam.
Rasa takut mengutuk kagum penantian pada hujan hitam.

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

GUGUR DAUN

Ketika daun-daun gugur, menangkup ruhnya yang luntur

Tersiar kabar penjuru ranting dan akar berkabung

Burung-burung berhambur tinggalkan cemara tunggal yang mulai kehilangan bayang.

Sorot cahaya jingga yang perlahan benamkan terik

Dan mereka dengan menawan terus menebar

Menari liar mereka tiada henti setiap malam

Guyur anggur lupakan mereka pada terik rembulan yang meranggas

Dengus-dengus nafas dan sisa asap cerutu bertandang pada tiap sudut dinding anak pintu

Di atas bantal kumuh ia bangun harapan

Sedang balutan selimut sibuk merasuki alamnya

Sepetak ruang ia jadikan rumah bertaman.

 

[author title=”RIO HUDAN DARDIRI.” image=”https://rembukan.com/”]Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unhasy Tebuireng Jombang. Selain menulis juga aktif di sanggar Tari dan Teater [/author]

Rembukan.com
Rembukan.com Rembukan.com merupakan sebuah wadah yang dibentuk oleh sekelompok pemuda desa yang merasa terpanggil untuk ikut bercanda atas perkembangan bangsa, baik dalam masalah moral, sosial keagamaan, politik, hukum hingga sastra. Wadah ini diharapkan bisa menjadi tempat bagi pikiran-pikiran serta suara-suara yang turut ingin membercandai keadaan sosial. Tidak peduli seberapapun besarnya perbedaan di antara suara tersebut, Rembukan.com ingin menjadikan dirinya sebagai wadah atas perbedaan pikiran tersebut. Karena itulah kemudian dipilih kata rembukan sebagai representasi atas sikap diantara orang-orang di dalamnya yang meskipun memiliki pendapat serta pemikiran yang berbeda. Namun tetap diharapkan bisa berbicara dengan pikiran yang jernih serta dari hati ke hati, bukan dengan emosi.

Muasal Aku Lirik

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

Bertemu Khidir

Puan Rinai Puan Rinai
14 sec read

Sujud Covid

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.