Albila Nurfadilah Albila Nurfadilah, biasa dipanggil Albila. Lahir di Kediri, 25 Juni 2001. Mencintai sastra sejak kecil tapi tidak berencana menikahi puisi. Mahasiswa Jurusan Sastra Arab di Universitas Negeri Malang.

Puisi Untuk Chairil Anwar

Albila Nurfadilah 40 sec read 0 views

Puisi-Untuk-Chairil-Anwar

Puisi Untuk Chairil Anwar

Untukmu, Chairil

Kukisahkan rindu dan ragu

Harum gerammu di buku-buku

Degup jantungmu

Gegap puisimu

Berdetak dalam detikku

 

Rinduku, Chairil

Padamu

Pada puisi yang tak perlu kutangisi

Lika-liku

Luka seorang laki-laki

 

Sajakmu mengajakku

Mengejar langkah-langkah waktu

Yang mengekalkanmu

Seribu tahun setelah hari ini

[divider style=”dashed” top=”20″ bottom=”20″]

Merayu Tuhan

Aku diliputi gelap sayang

Sedang Kau lebih terang dari matahari

Maka rasaku menjelma bayang-bayang

Nama-Mu menggema

Puisiku terbata-bata menyusun kata c i n t a

Kau segala

Aku siapa?

Dia si apa?

Malam-malam terlalu dingin

Aku larut

Diseduh sedih, dalam kopimu

Dihapus hujan, air mata kita

Aku meracau

Menulis segala tangis

Merapal segala doa yang kuhapal

Kucari-cari Engkau, Sayang

Sebuah puisi tak pernah cukup mengemas takut

Aku si khouf

Engkau Maha Ro’uf

Izinkan aku mengemis

Bersujud bersama gerimis

[divider style=”dotted” top=”20″ bottom=”20″]

A

Seperti seorang pelukis mengabadikan senja dalam kanvas

Aku juga ingin mengabadikanmu dalam doa tanpa batas

Tapi aku rabun

Cahayamu terlalu menyilaukan untuk dibiaskan

Aku adalah pelukismu

pemahatmu

penyairmu

    yang selalu kehabisan diksi saat  menatapmu

Aku

  adalah aku

Sedang “kau”

  adalah nama belakang seseorang yang kupanggil rindu.

Malang, 10-01-19

Wocoen   Perangi Para Pembunuh Tuhan
Albila Nurfadilah
Albila Nurfadilah Albila Nurfadilah, biasa dipanggil Albila. Lahir di Kediri, 25 Juni 2001. Mencintai sastra sejak kecil tapi tidak berencana menikahi puisi. Mahasiswa Jurusan Sastra Arab di Universitas Negeri Malang.

Bertemu Khidir

Puan Rinai Puan Rinai
14 sec read

Sujud Covid

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.