Puisi

Rapuh

Pohon yang rapuh itu, terlalu sombong dan memikul egonya sendiri ketika berdiri.

Ketika roboh, barulah memohon dan bersujud di atas tanah yang kering tanpa ada satu tetes air turun dari langit.

Kau kira, Merpati putih bisa kau ajak kompromi perihal sisa-sisa daunmu yang mulai gugur.

Jangan kau anggap remeh makhluk kecil itu, kau tak mampu melihatnya.

Wocoen   Puisi-Puisi Uswatun Hasanah; Ayunan Durjana
Tags

M. Rizqi Ngadzimul Fadli

M. Rizqi Ngadzimul Fadli,Alumni Pon Pes Mojosari Nganjuk. Sekarang mahasiswa Jurusan Biologi UIN Maliki Malang. Hobby Fotography dan berkata-kata.

Related Articles

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close