Rembukan.com Rembukan.com merupakan sebuah wadah yang dibentuk oleh sekelompok pemuda desa yang merasa terpanggil untuk ikut bercanda atas perkembangan bangsa, baik dalam masalah moral, sosial keagamaan, politik, hukum hingga sastra. Wadah ini diharapkan bisa menjadi tempat bagi pikiran-pikiran serta suara-suara yang turut ingin membercandai keadaan sosial. Tidak peduli seberapapun besarnya perbedaan di antara suara tersebut, Rembukan.com ingin menjadikan dirinya sebagai wadah atas perbedaan pikiran tersebut. Karena itulah kemudian dipilih kata rembukan sebagai representasi atas sikap diantara orang-orang di dalamnya yang meskipun memiliki pendapat serta pemikiran yang berbeda. Namun tetap diharapkan bisa berbicara dengan pikiran yang jernih serta dari hati ke hati, bukan dengan emosi.

Riss Coklat

Rembukan.com 1 min read 0 views

Rindu Denganmu

Riss Coklat

Hujan telah tiba
Dengan selimut, aku berlindung
dari bencana rindu yang tiba-tiba melambung
menembus jantung paling palung
Hujan telah tiba
di kota Salatiga kangen ikut menderas dingin melipat tubuhku begitu kuat
Aku kuyup
Bersama air yang mengaliri perasaan itu sendiri
aku redup
Di setiap denting curah pada genting
dan malam semakin sepi
dengan angin-angin yang mendesak ingatan keluar saling tanding
Hujan telah tiba,
di atapku
dan cinta mengudara meminta saling mengaku

Kau kah itu?
Yang mengetuk pintuku tanpa ragu

@Risscoklat, 1 Maret 2019

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

Sempat

Padahal pernah sedekat itu
menyusuri waktu
sembari kau mencari pintu kamar
yang kuberi akses mengenai catatan
dan masuk untuk membaca
sesekali ikut menulis berangkaian
menghaturkan kerlip dan matahari yang keluar dari suaramu
tapi pada kedalaman mataku
kau tak lekas tertambat
melainkan lari
sampai kau mencari napas yang menghangatkan
selain selimut yang di aku
Biar pada dadaku mencetuskan engkau
serupa ikatan sempat
sanggup saling hirup yang sebentar
tidak lama-lama
tidak jauh-jauh
tidak sering-sering
sebab aku tergelincir di ingatanmu
yang barangkali menjadi jalan
bahwa di memorimu, aku tak lagi punya tempat

Salatiga, 29 Januari 2019

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

MALAM INI, BU

Malam ini, Bu
Udara menghangat di sekitar tubuhku yang mengucap selamat datang
kepada rindu yang bertandang
di mataku sampai begadang
Malam ini, Bu
Aku jadi lembur
belajar mengantongi ketabahan
Melipat duka yang merengek di telinga
memintaku lebur menangisimu
yang damai dipeluk umur
Malam ini, Bu
Muncul ingatan mengenai engkau
yang luput tangis
yang menghalau segala resah
yang merengkuh kami di dalam rumah
Malam ini, Bu
Menikmati langit mendung
kangen padamu makin menggantung
Kuharap senyummu datang ikut nimbrung
Atau berbahagialah kau, Bu
Di Semesta
Biar rindu mengalirkan doa-doa padamu lebih lama

Wocoen   Puisi-puisi Daffa Randai

#Risscoklat
Tmg, 17 Januari 2019

Rembukan.com
Rembukan.com Rembukan.com merupakan sebuah wadah yang dibentuk oleh sekelompok pemuda desa yang merasa terpanggil untuk ikut bercanda atas perkembangan bangsa, baik dalam masalah moral, sosial keagamaan, politik, hukum hingga sastra. Wadah ini diharapkan bisa menjadi tempat bagi pikiran-pikiran serta suara-suara yang turut ingin membercandai keadaan sosial. Tidak peduli seberapapun besarnya perbedaan di antara suara tersebut, Rembukan.com ingin menjadikan dirinya sebagai wadah atas perbedaan pikiran tersebut. Karena itulah kemudian dipilih kata rembukan sebagai representasi atas sikap diantara orang-orang di dalamnya yang meskipun memiliki pendapat serta pemikiran yang berbeda. Namun tetap diharapkan bisa berbicara dengan pikiran yang jernih serta dari hati ke hati, bukan dengan emosi.

Bertemu Khidir

Puan Rinai Puan Rinai
14 sec read

Sujud Covid

Khairil Anwar Khairil Anwar
12 sec read

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.