Puisi

Titip Air Mata Untuk Karbala

Titip Airmata Untuk Karbala

Dari sini

Di antara bukit-bukit kesombongan yang menjulang

Di lembah-lembah keniscayaan

Dari gurun hati kami yang gersang

Kutitipkan airmata untuk Karbala

Atas nama jiwa-jiwa yang dipisahkan dengan akalnya

Atas nama otak yang bercerai dengan nurani

Dari kami

Yang kini tergugu mengenang tanahmu yang mulai dilupakan

Sementara pasukan musuh menyerang kami dari segala penjuru

Mengecoh kami dengan kenikmatan palsu

Narkoba, miras, seks bebas, entah apalagi

Bagaimana kami bisa menghindar?

Saat pemimpin-pemimpin kami pun ikut terperosok di lembah-lembah tikus

Ikut menggerogoti leher kami

Mereka menyerang kami dengan pedang tak kasat mata

Menebas leher kami dengan dalih teknologi

Bagaimana kami bisa melawan?

Saat pemuda-pemuda terbaik kami justru sibuk berdemostrasi tanpa bukti

Berteriak entah apa

Mengadukan entah pada siapa

Karena memang mereka dibesarkan dengan airmata

Mereka lupa bahwa Karbala adalah sumber mata air airmata

Kediri, 2016

Oleh: Albila N.

Wocoen   PUISI-PUISI DAFFA RANDAI
Tags

Albila Nurfadilah

Albila Nurfadilah, biasa dipanggil Albila. Lahir di Kediri, 25 Juni 2001. Mencintai sastra sejak kecil tapi tidak berencana menikahi puisi. Mahasiswa Jurusan Sastra Arab di Universitas Negeri Malang.

Related Articles

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close