Trend Nama Arab pada Masyarakat Indonesia Masa Kini

Ketika seorang anak baru lahir di dunia, pasti orang tua akan memikirkan sebuah nama untuk anaknya, bahkan ada juga ketika anak sebelum lahir, orang tua sudah mencarikan nama untuk anaknya, baik memberi nama sendiri, meminta bantuan dengan sowan kepada kyai atau bahkan mencari di aplikasi nama dan lain-lain. Begitu mudah akses untuk mencarikan nama seorang anak.

Nama merupakan identitas bagi seseorang. Dengan nama tersebut seseorang bisa dipanggil dan dibedakan. Bayangkan saja jika tidak ada nama untuk penyebutan seseorang maka manusia tidak bisa dibedakan antara satu dengan yang lain dan tentunya akan sangat merepotkan. Pemberian nama juga tidak hanya sebatas memberikan identitas kepada seseorang, namun lebih dari itu bahwa dengan memberikan nama yang baik sebagai perwujudan doa untuk seseorang agar kehidupannya menjadi baik.

Dalam konteks Indonesia khususnya Jawa mempunyai ciri khas tersendiri dalam memberikan nama kepada anaknya. Dulu nama-nama jawa yang diberikan kepada anaknya sangat mencerminkan klasifikasi kelas sosial. Seperti kaum priyai biasanya memberikan nama kepada ankanya dengan sebutan Joko atau Bambang dengan menggabungkan kata lain. Namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Askuri dan Kuipers semakin kesini, penamaan dengan berpatokan kepada kelas sosial semakin ditinggalkan bahkan pada zaman sekarang penamaan jawa sudah terkikis menjadi trend nama arab.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Askuri dan Joel Kuipers dengan tema : “The politics of Arabic naming and Islamization in Java.” Menunjukkan bahwa pada abad ke-20, ada dua tahapan penting dalam Arabisasi nama-nama di Jawa; 1) tahap awal “sintesis” dari nama campuran Jawa-Arab dalam satu kata, yang populer dari sekitar 1930-1960; 2) tahap selanjutnya, dimulai pada tahun 1980, yang tersusun dari 2 atau 3 kata, dimana salah satunya adalah nama Arab yang dimurnikan. Kesimpulan ini memiliki pemahaman tentang peran hibriditas dan pemurnian dalam modernitas Islam di Jawa.

Penamaan dengan menggunakan nama arab pada masa kini tentunya tak lepas dari pengaruh agama yang mayoritas orang Indonesia beragama Islam. Tak kalah penting dari itu semua adalah penamaan dengan nama yang berbeda akan menunjukkan prestasi tersendiri bagi orang tua, oleh sebab itu meskipun namanya sama namun dimodifikasi agar terlihat berbeda seperti : ada yang menggunakan Muhmmad, Mochammed, Muchammad dll. Tak sampai di situ saja, penamaan dengan trend arab sekarang lebih dimodifikasi lagi agar terlihat lebih modern seperti Hafizhan Raffa Khairy dan lain sebagainya.

Tak ada masalah memberikan berbagai nama kepada anak yang baru lahir, baik itu Bahasa arab, inggris, jepang, atau jawa yang lebih penting dari hanya sekedar bahasa adalah nama tersebut mempunyai makna yang baik dan bagus sehingga itu akan bisa menjadi doa bagi seorang anak dengan harapan kehidupannya sesuai dengan makna dari nama tersebut.

Kita sebagai orang Indonesia yang mempunyai nama arab atau jawa tak perlu risau dan galau gara-gara ada nama orang Indonesia yang kearab-araban. Tetap kita hormati sebagaimana kita menghormati orang lain yang mempunyai nama kejawa-jawaan, atau kebarat-baratan. Hal ini disebabkan nama tidak boleh menjadi justifikasi bahwa dia tidak cinta Indonesia dengan alasan namanya tidak ke Indonesiaan.

Dengan demikian, meskipun banyak pengamatan bahwa Islam di Indonesia berbeda dengan di Arab Saudi, namun nama-nama Arab dalam masyarakat Indonesia masih mewakili Islam, dan mudah untuk diidentifikasi bahwa dia adalah seorang muslim. Dengan adanya trand nama-nama Arab di Indonesia, dalam berbagai bentuk dan kombinasinya, dapat merepresentasikan Islamisasi masyarakat Indonesia yang lebih meluas, dan lebih terbuka terhadap modernitas.


-Bantu Rembukan.com agar bisa terus menjadi media yang merangkul penulis-penulis dari desa, dengan cara traktir kami kopi di sini

About Muhammad Tareh Aziz 16 Articles
Muhammad Tareh Aziz, seseorang yang berstatus santri. Beralamatkan di Bedanten Bungah Gresik.

Be the first to comment

Monggo Komentare

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.